MAKALAH INSTALASI
DAN
DIAGONOSA WAN

Guru Bidang Study : Rachmat Budi S,S.Kom
Kelompok : 3
Nama Anggota/ NISN : Afdanizon (9951540426)
Deni riswandi (9955874162)
Rizkie Maulana. S (9950782839)
Adi Susilo
Siti Nur Aisyah
SMK MEDIA INFORMATIKA
4 MARET 2012
Kata Pengantar
Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas perkenan-nya, penyusun Makalah ‘’Teknik Komputer dan Jaringan’’ ini dapat di selesaikan dengan baik.
Makalah ‘’Teknik Komputer dan Jaringan’’ ini di buat untuk meningkatkan proses belajar mengajar,sehingga di harapkan siswa dapat menguasai kompetensi yang di harapkan secara optimal.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Makalah ini di susun secara lengkap dari komponen-komponennya sampai ke system operasi.
Besar harapan saya, Makalah ini dapat membantu siswa dalam kegiatan belajar, sehingga mampu mencapai kompetensi yang di harapkan. Kritik dan saran dari pembaca sangat kami harapkan guna sempurnanya makalah ini di masa yang akan datang.
Semoga Bermanfaat.
Penyusun,
Kelompok 3
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR .......................................................................................... i
DAFTAR ISI ....................................................................................................... ii
DAFTAR GAMBAR ........................................................................................... iii
BAB I. LANDASAN TEORI ............................................................................. 1
1.1 .
1.2 .
1.3 .
1.4 .
1.5 .
1.6 .
1.7 .
1.8 .
1.9 .
1.10 .
BAB II. LANGKAH KERJA............................................................................
2.1
BAB III.PENUTUP .....................................................................
DAFTAR GAMBAR
BAB I
Landasan Teori
1 . Jaringan Komputer secara umum ada 5 macam, yaitu LAN (Local Area Network), MAN (Metropolitan Area Network), WAN (Wide Area Network), Internet, dan Wireless (tanpa kabel). Sebenarnya, konsep dari Jenis Jaringan Komputer sama, yaitu untuk menghubungkan berbagai perangkat jaringan untuk dapat berkomunikasi dan berbagi sumber daya. Hanya yang membedakan adalah dari letak geologis-nya (mencakup wilayah dan area jaringan) dan teknologi yang digunakan (seperti penggunaan jenis kabel yang berbeda, IP Addressing sesuai kelas-nya, dan sistem keamanan (security) yang berbeda). Jadi, saya akan memaparkan tentang ke-5 Jenis Jaringan Komputer menurut sumber-sumber yang saya dapatkan, baik dari para guru SMK N 3 Singaraja dan softcopy maupun hadrcopy yang saya miliki.
1.1 LAN (Local Area Network)

GAMBAR 1 : JARINGAN LAN
Local Area Network atau LAN, merupakan suatu Jenis Jaringan Komputer dengan mencakup wilayah lokal. Dengan menggunakan berbagai perangkat jaringan yang cukup sederhana dan populer, seperti menggunakan kabel UTP (Unshielded Twisted-Pair), Hub, Switch, Router, dan lain sebagainya.Contoh dari jaringan LAN seperti komputer-komputer yang saling terhubung di sekolah, di perusahaan, Warnet, maupun antar rumah tetangga yang masih mencakup wilayah LAN.
Keuntungan dari penggunaan Jenis Jaringan Komputer LAN seperti lebih irit dalam pengeluaran biaya operasional, lebih irit dalam penggunaan kabel, transfer data antar node dan komputer labih cepat karena mencakup wilayah yang sempit atau lokal, dan tidak memerlukan operator telekomunikasi untuk membuat sebuah jaringan LAN.
Kerugian dari penggunaan Jenis Jaringan LAN adalah cakupan wilayah jaringan lebih sempit sehingga untuk berkomunikasi ke luar jaringan menjadi lebih sulit dan area cakupan transfer data tidak begitu luas.
1.2 MAN (Metropolitan Area Network)

GAMBAR 2 : CONTOH JARINGAN MAN
Metropolitan Area Network atau MAN, merupakan Jenis Jaringan Komputer yang lebih luas dan lebih canggih dari Jenis Jaringan Komputer LAN. Disebut Metropolitan Area Network karena Jenis Jaringan Komputer MAN ini biasa digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dari suatu kota ke kota lainnya. Untuk dapat membuat suatu jaringan MAN, biasanya diperlukan adanya operator telekomunikasi untuk menghubungkan antar jaringan komputer. Contohnya seperti jaringan Depdiknas antar kota atau wilayah dan juga jaringan mall-mall moderen yang saling berhubungan antar kota.
Keuntungan dari Jenis Jaringan Komputer MAN ini diantaranya adalah cakupan wilayah jaringan lebih luas sehingga untuk berkomunikasi menjadi lebih efisien, mempermudah dalam hal berbisnis, dan juga keamanan dalam jaringan menjadi lebih baik.
Kerugian dari Jenis Jaringan Komputer MAN seperti lebih banyak menggunakan biaya operasional, dapat menjadi target operasi oleh para Cracker untuk mengambil keuntungan pribadi, dan untuk memperbaiki jaringan MAN diperlukan waktu yang cukup lama.
1.3 WAN (Wide Area Network)

GAMBAR 3 : CONTOH JARINGAN WAN
Wide Area Network atau WAN, merupakan Jenis Jaringan Komputer yang lebih luas dan lebih canggih daripada Jenis Jaringan Komputer LAN dan MAN. Teknologi jaringanWAN biasa digunakan untuk menghubungkan suatu jaringan dengan negara lain atau dari satu benua ke benua yang lainnya. Jaringan WAN bisa terdiri dari berbagai Jenis Jaringan Komputer LAN dan WAN karena luasnya wilayah cakupan dari Jenis Jaringan Komputer WAN. Jaringan WAN, biasanya menggunakan kabel fiber optic serta menanamkannya di dalam tanah maupun melewati jalur bawah laut.
Keuntungan Jenis Jaringan Komputer WAN seperti cakupan wilayah jaringannya lebih luas dari Jenis Jaringan Komputer LAN dan MAN, tukar-menukar informasi menjadi lebih rahasia dan terarah karena untuk berkomunikasi dari suatu negara dengan negara yang lainnya memerlukan keamanan yang lebih, dan juga lebih mudah dalam mengembangkan serta mempermudah dalam hal bisnis.
Kerugian dari Jenis Jaringan WAN seperti biaya operasional yang dibutuhkan menjadi lebih banyak, sangat rentan terhadap bahaya pencurian data-data penting, perawatan untuk jaringan WAN menjadi lebih berat.
1.4 Internet

GAMBAR 4 : CONTOH JARINGAN INTERNET
Internet merupakan jaringan komputer yang global atau mendunia. Karena Internet merupakan jaringan-jaringan komputer yang terhubung secara mendunia, sehingga komunikasi dan transfer data atau file menjadi lebih mudah. Internet bisa dikatakan perpaduan antara berbagai Jenis Jaringan Komputer beserta Topologi dan Tipe Jaringan yang saling berhubungan satu sama lain.
Keuntungan dari Jenis Jaringan Internet diantaranya adalah komunikasi dan berbagi sumber daya dari satu jaringan ke jaringan yang lain menjadi lebih mudah, penyebaran ilmu pengetahuan menjadi lebih pesat, penyampaian informasi menjadi lebih cepat dan mudah, dan menjadi ladang untuk memperoleh penghasilan
Kerugian dari Jenis Jaringan Internet diantaranya adalah kejahatan dunia maya atau cyber criminal menjadi luas, pornografi menjadi semakin luas, transaksi barang-barang ilegal seperti narkoba menjadi marak, dan juga dapat menimbulkan fitnah karena penyampaian informasi yang salah.
1.5 Wireless (Tanpa Kabel)

GAMBAR 5 : CONTOH JARINGAN WIRELESS
Wireless merupakan Jenis Jaringan Komputer yang menggunakan media transmisi data tanpa menggunakan kabel. Media yang digunakan seperti gelombang radio, inframerah, bluetooth, dan microwave. Wireless bisa difungsikan kedalam jaringan LAN, MAN, maupun WAN. Wireless ditujukan untuk kebutuhan mobilitas yang tinggi.
Keuntungan Jenis Jaringan Wireless seperti kenyamanan untuk terhubung ke jaringan tanpa dibatasi oleh kabel, lebih ke arah pengguna yang memerlukan mobilitas yang tinggi, dan tidak terlalu memerlukan kabel jaringan.
Kerugian Jenis Jaringan Wireless seperti transmisi data kepada para pengguna yang lebih lambat dari penggunaan jaringan dengan kabel, memerlukan keamanan yang ketat karena orang yang berada di luar jaringan bisa menerobos ke dalam jaringan Wireless.
1.6 Persiapan Peralatan Wireless
Alat-alat yang dibutuhkan untuk membangun jaringan wireless antara lain:
· Komputer yang digunakan sebagai router
· Card wireless LAN (WiFi) atau USB Wireless LAN (WLAN)
· Kabel coax atau kabel USB.
Atau semua dapat digantikan dengan
· Access point
Peralatan lainya:
· Pigtail
· Antenna eksternal
· UTP LAN dan hub/switch.
Jika kita menggunakan komputer sebagai router. Maka kita bias menggunakan system operasi yang dipakai baik Microsot Windows (Windows NT, Windows Server), Linux dll. Untuk system operasi Linux sebagai router/server biasanya di set tanpa interface grafik (mode teks) dengan harapan adanya penghematan resource memori dan harddisk.
Persiapan Hardware Komputer Jika Linux digunakan sebagai system operasi dari router/server, membutuhkan spesifikasi yang sederhana, seperti:
· Pentium 1 166MHz
· Memeori 64Mbyte
· Harddisk 3Gbyte
Card wireless LAN atau USB WLAN
Card wireless LAN dirancang untuk penggunaan indoor, walaupun beberapa card WLAN pada bagian antenna dapat kita ganti dengan antenna eksternal/outdoor. Penggunaan USB WLAN dapat lebih menekan biaya dan kelebihan dari sisi fleksibilitas.

GAMBAR 6 : WIFI CARD DAN USB WLAN
1.7Pigtail
Kabel pigtail digunakan untuk menghubungkan radio pemancar dengan antenna outdoor. Pigtail dibuat tidak terlalu panjang (maks. 60cm) untuk menghindari loss koneksi yang tinggi.

GAMBAR 7 : PIGTAIL
1.8Antenna
Antenna berfungsi untuk menyebarkan sinyal. Pada antenna eksternal digunakan untuk menyambungkan titik-titik jarak jauh beberapa kilometer. Antenna bawaan pada radio pemancar biasanya jarak jangkauan hanya beberapa puluh meter. Ada banyak tipe antenna yang dapat digunakan tergantung aplikasi yang dipakai.
· Pada sisi client, kita biasanya mengggunakan antenna directional, sepertiantenna parabola, grid, yagi atau antenna kaleng.
· Disisi Access point, biasanya digunakan antenna omni atau antenna sektoral.

GAMBAR 8 : ANTENNA OMNI, ANTENNA GRID, DAN ANTENNA YAGI.
1.9Access Point
Alat Access point mempunyai dua fungsi:
· sebagai jembatan/bridge antenna jaringan wireless dan jaringan kabel LAN melalui konektor RJ-45 yang umumnya tersedia dibelakang Access Point sebagai jembatan/bridge antarjaringan wireless. Biasanya dipakai menghubungkan komputer client. Beberapa Access point mempunyai fungsi kompleks, seperti routing, DHCP server, firewall, proxy server semua menjadi satu di dalamnya.
Seringkali kita dapat mengganti antenna bawaan dengan antenna eksternal.

GAMBAR 9 : BEBERAPA ACCESS POINT INDOOR
1.10 Topologi Jaringan Wireless

GAMBAR 10 : TOPOLOGI JARINGAN WIRELESS
1.11 Jaringan Hybrid (Wired Network dan Wireless Network) Jaringan Hybrid adalah menghubungkan antara jaringan wired dan jaringan wireless menggunakan akses point. Untuk menghubungkan jaringan kabel dengan jaringan wireless hubungkan switch dengan port LAN pada akses point.

GAMBAR 11 : TOPOLOGI JARINGAN HYBRID
Pada topologi di atas akses point juga terhubung ke internet melalui komputer 6 (komputer 6 ini dimisalkan sebagai komputer gateway yang ada di ISP dan terhubung langsung dengan internet), sedangkan alamat IP Address 10.122.69.1 dimisalkan sebagai alamat yang diberikan oleh ISP kepada kita.

GAMBAR 12 : TOPOLOGI JARINGAN WIRELESS
BAB II
Langkah Pengerjaan
2 . MENGINSTALASI WIDE AREA NETWORK
Ada dua cara menghubungkan antar-PC dengan system wireless, yaitu sistem adhoc dan sistem Infrastructure. System ad-hoc Adalah sistem peer to peer. Artinya sebuah komputer dihubungkan dengan sebuah
komputer lainnya agar saling mengenal SSID (Service Set Identifier). Jika digambarkan, sistem ini hampIr serupa dengan sistem direct connection. Perbedaanya, sistem direct connection masih menggunakan kabel UTP crossover atau kabel USB. System infrastructure Adalah hubungan antar-PC yang menggunakan suatu alat yang bernama Access Point sebagai media penghubung dalam satu area tertentu (coverage). Access point dapat dianalogikan dengan hub pada jaringan kabel.
Keuntungan penggunaan access point:
· Pengaturan lebih mudah.
· Tidak diperlukan sebuah PC yang harus online 24 jam untuk melayani network.
· Sistem security yang lebih terjamin. Hardware access point memiliki beberapa fitur seperti block IP, membatasi pemakaian port, dan fitur keamanan lainnya.
Langkah-Langkah Instalasi sistem ad-hoc
Alat yang dibutuhkan:
· 2 unit PC (atau dapat juga digunakan laptop yang tersedia WiFi)
· 2 unit USB WLAN atau Card WiFi atau PCMCIA untuk laptop tanpa WiFi.
Komputer #1
Komputer pertama yang disambungkan dengan USB WLAN pada port USB, sampai terdeteksi adanya hardware baru, kemudian instalkan driver USB yang cocok sampai driver terinstal dengan sempurna dan alat dapat digunakan dengan baik. Komputer pertama harus kita berikan nama SSID, misalnya [kompie1] dengan cara klik icon Network Wireless yang terletak di bagian kanan bawah taskbar (tray).

GAMBAR 13 : JENDELA KONDISI NETWORK BELUM ADA KONEKSI
Klik [advanced],akan muncul jendela [Wireless Network Connection properties]

GAMBAR 14 : JENDELA WIRELESS NETWORK
Klik [advanced],akan muncul jendela kecil, kemudian klik check list [Computer-tocomputer [ad-hoc] networks only], klik [Close].

GAMBAR 15 : WIRELESS NETWORK PROPERTIES
Masih di tabs [Wireless Network Connection properties] klik [Add] akan tampil jendela baru, ketikan [kompie1] di bagian [Network name (SSID):] klik [Ok] dan tutup jendela [Wireless Network Connection properties] dengan klik tombol [Ok].
Komputer #2
Komputer kedua disambungkan dengan USB WLAN sampai dengan terdeteksi dan driver terinstal sempurna. Lakukan langkah yang sama seperti pada komputer pertama sampai dengan ceklist [Computer-to-computer [ad-hoc] networks only]. Apabila setting-an benar maka akan terlihat satu broadcast atau nama SSID dari komputer yang pertama, yaitu [kompie1].

GAMBAR 16 : WIRELESS NETWORK CONNECTION PROPERTIES
Hal itu menunjukkan komputer kedua dapat melakukan link ke komputer pertama. Dengan begitu kedua komputer sudah siap untuk saling berkoneksi yang ditunjukkan oleh munculnya “balon tampilan” yang menunjukkan koneksi peer to peer sudah aktif di taskbar tray.
Instalasi Access Point
Alat yang dibutuhkan:
a. 2 unit PC
b. 1 unit access point Linksys seri WRT54G atau yang sejenis.
c. 2 unit USB WLAN beserta driver dan buku manual.
d. Kabel UTP straight
Langkah-Langkah:
Komputer #1
1. Hubungkan komputer pertama pada port WAN Access point dengan menggunakan kabel UTP konfigurasi straight melalui LAN card.
2. Setting IP Address LAN card pada komputer pertama dengan 192.168.1.100 dan subnet mask 255.255.255.0
3. Tambahkan default gateway IP Address 192.168.1.1

Gambar 17 : Menambahkan IP address dan Default gateway pada komputer 1
4. Buka program Internet Explorer dan ketikan alamat http://192.168.1.1 (alamat default dari Access Point Linksys).

GAMBAR 18 : SETTING AKSES POINT MELALUI WEB BROWSER
5. Aktifkan fungsi DHCP Pada Access Point untuk memberikan IP address secara dinamis pada komputer Client. Isikan Scope untuk DHCP Address antara 192.168.1.100 – 192.168.1.150 sehingga IP Address yang diberikan pada DHCP Client (komputer 2) berada pada range tersebut.
· Pada DHCP Server pilih enable untuk mengaktifkan DHCP Server. DHCP Server ini berguna untuk memberikan alamat IP secara dinamis pada komputer yang terhubung secara wireless (dalam hal ini komputer 4 dan 5)
· Isikan Starting IP Address dengan alamat IP awal/pertama yang digunakan untuk komputer wireless
· Maximum Number of DHCP Users diisi dengan jumlah maksimum komputer wireless yang diperbolehkan untuk terhubung ke akses point
· Klik Save Setting untuk menyimpan konfigurasi

GAMBAR 19 : CARA MENSETTING DHCP SERVER PADA AKSES POINT
Komputer #2
6. Install Wireless Adapter (USB WLAN) Pada Komputer 2
7. Setting IP Address pada komputer 2 secara dynamic :
· klik kanan icon My Network Places pada desktop lalu pilih properties
· Pilih Local Area Connection, klik kanan lalu pilih properties
· Pada menu This connection uses the following items pilih Internet Protocol (TCP/IP) lalu klik properties
8. Pilih Obtain an IP Address automatically, lalu klik OK
Menghubungkan komputer #2 dengan Access Point
9. Koneksikan komputer 2 pada access point dengan meng-klik icon wireless connection pada system tray windows dan pilih access point yang dikehendaki lalu klik connect.

GAMBAR 20 : CARA MENGHUBUNGKAN KOMPUTER KEDUA PADA AKSES POINT
Tes koneksi menggunakan software DOS
10. Test koneksi dari komputer yang terhubung dengan wired dengan komputer yang terhubung secara wireless (misal dari komputer 1 ke komputer 2 atau sebaliknya):
· Dari komputer #1, klik start dan pilih run
· Pada Tab Open isikan perintah : command
· Pada command promp ketik ipconfig untuk melihat ip addressyang diberikan dhcp server kepada komputer ini.
· Dari komputer #2 klik start lalu pilih run
· Pada tab open ketik perintah : ping [ip komputer #1 yang diberikan oleh DHCP Server]
· Jika tampil tulisan Reply from…… maka koneksi ke komputer 1 berhasil
· Tetapi jika tampil tulisan request time out maka terjadi kesalahan pada saat setting
11. Test Koneksi dari komputer 1 dan 2 menuju LAN interface akses point
· Pada komputer 1,2 klik start lalu pilih run
· Ketik perintah : ping 192.168.1.1
· Jika tampil tulisan Reply from…… maka koneksi ke LAN interface akses point berhasil

GAMBAR 21 : TES KONEKSI MENGGUNAKAN PROGRAM DOS
Instalasi Access Point Linksys WRT54G.
Alat yang dibutuhkan:
e. 6 unit PC
f. 1 unit access point Linksys seri WRT54G atau yang sejenis.
g. 2 unit USB WLAN beserta driver dan buku manual.
h. Switch atau hub.
i. Kabel UTP
Langkah-Langkah
12. Hubungkan komputer 6 pada port WAN Akses point dengan menggunakan kabel UTP konfigurasi straight.
13. Setting IP Address pada komputer 6 dengan 10.122.69.254 dan subnet mask 255.255.255.0
14. Dari jaringan yang telah dibentuk,meghubungkan switch ke port LAN akses point dengan cara menghubungkan kabel UTP konfigurasi straight pada salah satu port pada switch menuju port LAN akses point.
15. Tambahkan default gateway pada komputer 1,2 dan 3 dengan IP Address 192.168.1.1

GAMBAR 22 : MENAMBAHKAN DEFAULT GATEWAY PADA KOMPUTER 1,2,DAN 3
16. Setting IP address LAN pada wireless Access Point dengan IP 192.168.1.1 dan IP address WAN dengan 10.122.69.1 dengan subnet mask 255.255.255.0 :
· Pada komputer yang terhubung dengan switch (bisa dari komputer 1,2,3) lakukan setting akses point melalului web browser (bisa menggunakan internet explorer, mozilla firefox atau lainnya) dengan mengetikkan http://192.168.1.1 pada Address bar browser, 192.168.1.1 merupakan alamat default dari Access point

GAMBAR 23 : SETTING AKSES POINT MELALUI WEB BROWSER
· Pada Menu Internet Connection Type pilih Static IP
· Isikan Internet IP Address dengan IP Address yang diberikan oleh ISP (Lihat gambar topologi jaringan ). Pada gambar topologi di atas alamat IP WAN yang diberikan adalah 10.122.69.1 dan komputer yang langsung terhubung ke internet adalah 10.122.69.254 (alamat gateway). Sehingga isikan Internet IP Address dengan 10.122.69.1 dengan subnet 255.255.255.0 dan alamat gateway dengan 10.122.69.254, Static DNS diisi dengan alamat DNS yang diberikan oleh ISP, pada praktikum ini isi dengan 202.46.5.1 dan 202.46.5.2
· Local IP Address merupakan alamat interface LAN pada akses point. Isikan dengan 192.168.1.1 dan subnet mask 255.255.255.0

GAMBAR 24 : HALAMAN SETTING PADA AKSES POINT
17. Aktifkan fungsi DHCP Pada Access Point untuk memberikan IP address secara dinamis pada DHCP Client. Isikan Scope untuk DHCP Address antara 192.168.1.100
· 192.168.1.150 sehingga IP Address yang diberikan pada DHCP Client (komputer 2 dan 4) berada pada range tersebut.
· Pada DHCP Server pilih enable untuk mengaktifkan DHCP Server. DHCP Server ini berguna untuk memberikan alamat IP secara dinamis pada komputer yang terhubung secara wireless (dalam hal ini komputer 4 dan 5)
· Isikan Starting IP Address dengan alamat IP awal/pertama yang digunakanuntuk komputer wireless
· Maximum Number of DHCP Users diisi dengan jumlah maksimum komputer wireless yang diperbolehkan untuk terhubung ke akses point
· Klik Save Setting untuk menyimpan konfigurasi

GAMBAR 25 : CARA MENSETTING DHCP SERVER PADA AKSES POINT
18. Untuk melihat routing table klik Advance routing dan klik Show routing table

GAMBAR 26 :OPTION ADVANCE ROUTING

GAMBAR 27 : MENU ADVANCE ROUTING
19. Install Wireless Adapter Pada Komputer 3 dan 4
20. Setting IP Address pada komputer 4 dan 5 secara dynamic :
· Pada komputer 5 dan 6, klik kanan icon My Network Places pada desktop
lalu pilih properties
· Pilih Local Area Connection, klik kanan lalu pilih properties
· Pada menu This connection uses the following items pilih Internet Protocol (TCP/IP) lalu klik properties
21. Pilih Obtain an IP Address automatically, lalu klik OK
22. Koneksikan komputer 3 dan 4 pada access point dengan meng-klik icon wireless connection pada system tray windows dan pilih access point yang dikehendaki lalu klik connect.

GAMBAR 28 : MENU PILIHAN AKSES POINT
23. Test koneksi dari komputer yang terhubung dengan wired dengan komputer yang
terhubung secara wireless (misal dari komputer 1 ke komputer 4):
· Dari komputer 4, klik start dan pilih tun
· Pada Tab Open isikan perintah : command
· Pada command promp ketik ipconfig untuk melihat ip address yang diberikan dhcp server kepada komputer ini.
· Dari komputer 1 klik start lalu pilih run
· Pada tab open ketik perintah : ping [ip komputer 4 yang diberikan oleh DHCP Server]
· Jika tampil tulisan Repply from…… maka koneksi ke komputer 1 berhasil
· Tetapi jika tampil tulisan request time out maka terjadi kesalahan pada saatsetting
· Test koneksi komputer yang lain (komputer 2 ke 5, 3 ke 4, 4 ke 2, dsb)
24. Test koneksi dari komputer wireless menuju komputer wired (misal dari computer 4 ke komputer 1, komputer 5 ke komputer 3)
25. Test Koneksi dari komputer wired ke menuju LAN interface akses point
· Pada komputer 1,2,3 klik start lalu pilih run
· Ketik perintah : ping 192.168.1.1
· Jika tampil tulisan Repply from…… maka koneksi ke LAN interface akses point berhasil
26. Test koneksi dari komputer wired dan wireless ke alamat WAN interface dari akses point
· Pada komputer 1,2,3,4,dan 5 klik start, lalu pilih run
· Ketik : ping 10.122.69.1
· Jika tampil tulisan Repply from…… maka koneksi ke WAN interface akses point berhasil
27. Test koneksi dari komputer 1,2,3,4, dan 5 ke komputer gateway internet (komputer 6)
· Pada komputer 1,2,3,4,dan 5 klik start, lalu pilih run
· Ketik : ping 10.122.69.254
· Jika tampil tulisan Repply from…… maka koneksi ke komputer gateway internet telah berhasil.
BAB 3
PENUTUP
Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalahini.
Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman dusi memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan dan penulisan makalah di kesempatan – kesempatan berikutnya.
Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya.
Daftar pustaka :










